contoh kalimat i dare say
- Still, I dare say you could do with these.
Namun, berani kukatakan, kalian bisa gunakan ini. - But I dare say he would be willing to
Aku berani bertaruh dia bersedia untuk - Prof. Bauer, I dare say, will be greatly disappointed.
Prof. Bauer, kujamin, akan sangat kecewa. - I dare say it contributed to his death.
Saya berani bilang itu yang membuatnya terbunuh. - You've no objections to that, I dare say.
Apakah kau tidak keberatan dengan hal itu. - I dare say I even feel a certain warmth towards you.
Aku bisa bilang, aku nyaman didekatmu.. - I dare say we have the right man, gentlemen.
Aku berani katakan kita punya orang yang tepat, Tuan-tuan. - She knows how to ride, I dare say.
Dia tau caranya berkuda, aku yakin. - I dare say, the buzzing is frightfully loud.
Maaf, tapi suara dengungannya membuatku takut. - Though I dare say, you might learn something from it.
Tapi kupastikan, Kau bisa belajar sesuatu dari itu. - Though I dare say, you might learn something from it.
Tapi kupastikan, kau bisa belajar sesuatu dari itu. - I dare say your mind was elsewhere.
Menurut pantauanku, apakah Jenderal sedang galau? - I dare say he speaks the truth.
Saya berani mengatakan ia berbicara kebenaran. - I dare say you've felt it yourself... for something or... someone.
Aku berani mengatakan, kau merasakannya... pada sesuatu atau... seseorang. - I dare say, not even I.
Aku bahkan berani bilang termasuk aku. - I dare say Nina would agree.
Aku berani bilang Nina akan setuju. - I dare say it's only fair, after all, he does own the apartment.
Aku berani bilang ada perselingkuhan yang terjadi - I dare say, but I don't want your opinion, Mr. Oak.
Aku berani berkata, aku tidak butuh pendapatmu, Tn. Oak. - I dare say, human weaknesses.
Aku akan bilang itu adalah kelemahan manusia. - I dare say it's my favorite place in the entire Kingdom.
Aku paling suka tempat ini di seluruh The Kingdom.